Home Nutrisi Mengenal Lebih Dekat dengan Manfaat Pepaya

Mengenal Lebih Dekat dengan Manfaat Pepaya

by pwmedsweb
0 comment

Pepaya, yang secara botani dikenal sebagai Carica papaya, adalah buah tropis yang umum dan lezat, dan memiliki nilai ekonomi yang signifikan di banyak bagian dunia. Tumbuh di pohon abadi, yang tumbuh sekitar 2-10 m dengan daun palem besar tumbuh sebagai mahkota dari atas, sementara daun yang lebih tua memudar dan jatuh dari bawah. Batangnya berongga dan relatif lunak. Asal-usulnya telah dilacak ke Amerika Tengah, tetapi sekarang berasal dari sebagian besar wilayah tropis. Tanaman ini terkenal karena kandungan lateks yang tinggi, yang disekresikan oleh sel-sel laktifer yang ditemukan di sebagian besar jaringan tanaman. Ini adalah zat putih susu dan bisa sangat pedas. Lateks mengandung beberapa enzim endopeptidase, yaitu papain, chymopapain, glycyl endopeptidase dan caricain. Buahnya telah digunakan sebagai obat dalam berbagai bentuk, baik bentuk matang maupun mentah.

Kandungan Gizi

Satu buah pepaya berukuran sedang merupakan gudangnya berbagai vitamin, mineral, antioksidan, dan nutrisi sehat lainnya. Ini menghasilkan sekitar 120 kalori, dari sekitar 30g karbohidrat. Dari jumlah tersebut, 5g terdiri dari serat dan 18g gula. Hanya ada 2g protein, tetapi banyak vitamin, seperti folat, vitamin A, magnesium, tembaga, dan asam pantotenat, serta B kompleks, termasuk karoten (alfa dan beta), pigmen lutein dan zeaxanthin, tokoferol, likopen dan vitamin K. Juga kaya akan kalsium dan potasium.

Asma

Beta-karoten juga berlimpah dalam pepaya dan membantu melawan asma dengan konsumsi yang lebih tinggi

Kanker

Perkembangan kanker juga terhambat dengan konsumsi beta-karoten yang lebih tinggi dimulai pada usia yang lebih muda
Konsumsi pepaya sebagai bagian dari diet lengkap dan bervariasi yang mengandung banyak buah dan sayuran terkait dengan insiden beberapa kanker yang lebih rendah, seperti kanker kolorektal dan prostat. Kesehatan tulang: Vitamin K penting dalam menjaga kesehatan tulang yang baik dan asupan yang cukup diperlukan untuk meningkatkan penyerapan kalsium dan juga mengurangi kehilangan kalsium melalui urin. Tingkat rendah meningkatkan kejadian
patah tulang. Asupan pepaya dengan demikian membantu menjaga tulang yang kuat.

Kontrol glukosa

Sekali lagi, penderita diabetes dipengaruhi oleh konsumsi pepaya karena rendahnya gula dan kandungan serat
yang tinggi dari buah ini. Hal ini dapat membantu dengan modifikasi profil glikemik dan lipidemik pasien, serta sekresi insulin, sehingga mengembalikan gambaran metabolisme kembali ke akhir normal.

Pencernaan

Masalah pencernaan juga dibantu dengan memasukkan pepaya ke dalam makanan, karena mengandung papain,
enzim yang cukup kuat untuk melunakkan daging, dan yang membantu mencegah gejala akibat gangguan pencernaan. Kandungan serat dan air yang tinggi juga membantu dalam membantu pencernaan, meningkatkan motilitas usus dan membantu mengatur dan melunakkan feses.

Penyakit jantung

Kontribusi signifikan serat, antioksidan dan potasium juga membuat pepaya semakin menarik bagi mereka
yang berisiko penyakit jantung. Menurunkan natrium dan meningkatkan kalium adalah salah satu perubahan pola makan yang paling signifikan untuk mengendalikan risiko penyakit kardiovaskular. Pada hewan telah terbukti melawan reseptor alfa adrenergik dan dengan demikian menurunkan tekanan darah.

Anti-inflamasi

Antioksidan dan vitamin dalam pepaya juga mencegah peradangan kronis. Kandungan kolin, misalnya, membantu
memperkuat jalur memori, dan perkembangan otot. Hal ini juga penting untuk integritas membran sel, transmisi impuls saraf,
penyerapan lemak (dan karena itu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak juga), dan untuk tidur yang baik.

Antibakteri

Pepaya tumbuk bahkan baik untuk penyembuhan luka kulit dan memiliki aksi antibakteri, karena papain dan
chymopapain. Ini dapat digunakan sebagai pembalut kulit untuk luka bakar dalam kondisi bersih, dan salep yang mengandung papain berguna dalam mengobati ulkus dekubitus.

Kesehatan kulit dan rambut

Pepaya juga dikenal dapat meningkatkan kesehatan rambut, karena kandungan vitamin A-nya yang
penting untuk pematangan epitel di seluruh bagian tubuh. Vitamin C (di mana satu pepaya berukuran sedang mengandung lebih dari dua kali asupan harian yang direkomendasikan) juga penting, karena terlibat dalam sintesis kolagen, yang merupakan struktur dasar rambut.

Lainnya

Daging pepaya yang matang membantu menghilangkan lesi kurap, sedangkan pepaya yang masih mentah dikenal sebagai
obat aborsi dengan merangsang kontraksi rahim. Hal ini juga diklaim untuk menurunkan tekanan darah.

Sumber : www.news-medical.net

You may also like

Leave a Comment